Widget HTML Atas

Berfikir Bumi Bulat Dan Bumi Datar Tidak Menyebabkan Kebotakan Dan Impotensi

Roman Diary - Semakin ramai saja perdebatan tentang Bumi bulat dan Bumi datar, jika Anda mengikuti informasi ini, pastinya Anda akan geleng-geleng kepala sambil tepuk jidat deh. Perdebatan yang panjang.........!!!


Secara tak sengaja beberapa hari yag lalu saya bertemu dengan teman saya, dalam obrolan yang lumayan lama, Ia menyodorkan kepada saya kumpulan video tentang FE. Sedikit kaget sih.., tapi gak papa buat asik ngobrol aja. Kemudian saya meminta videonya untuk saya tonton dirumah.

Bumi bulat dan bumi datar memiliki kesamaan dalam segi teori. yah.. semua adalah teori saja. Sebagai penyuka hal baru, saya jadikan hal ini sebuah pembelajaran yang terlambat, ketika kita dari kecil sudah diberi pemahaman tentang "Teori" Bumi bulat, sepertinya sulit bagi saya menerima "teori" kalau bumi itu datar.

Sebagai manusia yang sama sekali tidak mempelajari Ilmu Astronomi (Perbintangan). Berfikir keras untuk Mempelajari fakta yang sebenarnya terjadi di luar angkasa, tepatnya di jagad raya yang sungguh luas ini. Khususnya mengenai Bumi, maka sama saja memberi obat perontok rambut.

Gak papa deh kalau efeknya cuma mengalami kebotakan, asal jangan menyebabkan kanker, impotensi dan ejekulasi dini.

Sebagai Negara yang berkembang dan memiliki tekhnologi yang tergolong masih "kuno". Indonesia tentunya tidak bisa berkata banyak mengenai Ilmu Astronomi. Bahkan tak hanya Indonesia, berbagai Negara-negara di belahan bumi juga mengalami nasib yang sama dengan Indonesia.

Catatan sejarah, Neil Armstrong yang berkebangsaan Amerika Serikat adalah Manusia pertama yang mendarat di bulan untuk menjalankan misi Apollo 11 pada bulan Juli 1969. Misi ini dipelopori oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA). Itu yang saya ingat ketika di Sekolah SD dulu, kemudian ketika SMP dan SMA nyaris sama sekali tidak ada pelajaran mendalam tentang ini.
Kemudian kini tahun 2017, teknologi lebih maju dibandingkan tahun 1969. Pertanyaan saya adalah deretan nama manusia yang sudah sukses mendarat dibulan kok sepi ya..? apa saya yang gaptek informasi sih..?
Ah... Takut Botak saya..!!!

Salah satu teori yang diyakini NASA dan Dunia.

Dimana Bumi bergerak berotasi & berevolusi mengelilingi matahari (Teori Heliosentris). Namun benarkah teori yang di publikasikan oleh Pihak NASA ini? Teori yang bersumber dari Tokoh ilmuan bernama Galileo yang terkenal dengan teori Heliosentris nya tahun 1600-an? Tentu ini sebuah kekeliruan yang fatal, yang ironisnya diadopsi oleh sebagian bangsa dunia.

Sebagai penganut agama Islam hal ini tidak saya percayai karena bertentangan dengan Al Qur'an, dimana banyak ayat yang menjelaskan tentang ini.

  • Q.S Ibrahim : 33 "Dan Dia telah menundukkan matahari dan bulan bagimu yang terus menerus beredar (dalam orbitnya), dan telah menundukkan malam dan siang bagimu".
  • Q.S Az Zumar : 5 "Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah yang Maha mulia, Maha pengampun".
  • Q,S YASSIN : 38-40 "Dan Matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. Dan telah di tetapkan peredaran bagi bulan. Sehingga setelah ia sampai di tempat peredaran yang terakhir, kembalilah ia ke bentuk tandan yang tua (awal). Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya".
  • Q.S Al Anbiya' : 33 "Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang. Matahari dan bulan masing-masing beredar pada garis edarnya".
  • Q.S Asy Syams : 1-2 "Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. Dan Bulan apabila mengiringinya".
  • Q.S Ar Rahman : 5 "Matahari dan Bulan (beredar) menurut perhitungan".
  • Q.S Al Waqi'ah : 75-76 "Maka Aku (Allah Swt) bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah-Ku itu adalah sumpah yang besar bila kamu mengetahui".

Rasullullaah SAW berkata kepada Abu Dzar radhiallahu anhu dan matahari telah terbenam. “Artinya : Apakah kamu tahu kemana matahari itu pergi ?”
Dia menjawab: “Allah dan RasulNya lebih tahu”.
Beliau bersabda: “Sesungguhnya dia pergi lalu bersujud di bawah arsy, kemudian minta izin lalu diijinkan baginya, hampir-hampir dia minta izin lalu tidak diijinkan.
Kemudian dikatakan kepadanya: “Kembalilah dari arah kamu datang lalu dia terbit dari barat (tempat terbenamnya) atau sebagaimana dia bersabda [Muttafaq ‘alaih] [1]
PerkataanNya: “Kembalilah dari arah kamu datang, lalu dia terbit dari tempat terbenamnya”
Dari beberapa sumber yang terdapat di dalam Al-Qur'an & dalil diatas, dapat diketahui bahwa MATAHARI ITU BERGERAK (BEREDAR) DALAM GARIS EDARNYA. Hal ini jelas bertentangan dengan teori-teori yang menyatakan bahwa Matahari itu Diam karena sebagai pusat tata surya.

Lalu bagaimana dengan Teori Bumi Bulat atau Bumi datar...?
Silahkan lanjutkan perdebatan Anda ya...?

Pada akhir tulisan saya ini, saya ingin sampaikan bahwa sebuah ilmu baru atau teori baru alangkah eloknya jika kita jadikan bahan membuka wawasan dan pemikiran kita tentang ciptaan tuhan yang maha segalanya. Patutlah kita bersyukur atas nikmatNya.

No comments for "Berfikir Bumi Bulat Dan Bumi Datar Tidak Menyebabkan Kebotakan Dan Impotensi "