Jokowi di mataku
![]() |
| Jokowi di mataku |
Hidup di Kampung (Desa) tidak amatlah penting dan peduli dengan pemimpin, masyarakat desa lebih mementingkan diri sendiri dan keluarga bagaimana dapat bertahan hidup di jaman Pak Jokowi.
Tapi tidak untuk saat ini, Mungkin menurut saya Pak Jokowi sajalah satu- satunya pemimpin Negeri ini yang NDESO, bagaimana tidak... ?? saya masih ingat saat Pemilu Presiden kebetulan saya sebagai penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan (PPK) kebanyakan pemilih kelas bawah menginginkan Jokowi untuk memimpin Negeri ini, sedangkan para Pejabat ( Kaum Ningrat, Pemegang tampuk kekuasaan masing- masing tingkatan dari RT, Dusun, Lurah, sampai dengan Camat menginginkan yang lainnya.
Bisa dibayangkan bagaimana suhu politik yang terjadi saat itu di tingkatan terendah, Masyarakat desa yang tidak bisa banyak bicara dan cenderung berdiam diri melawan Arogansi kekuasaan di tingkatan kepemikan kuasanya.... Timpang dan mencekam...?
JOKOWI DIMATA WONG NDESO
Entah satu kebetulan atau memang sudah direncanakan oleh Pemimpin sebelumnya, yang pasti JOKOWI lah yang melaksanakannya yaitu satu program pembangunan yang sudah diundangkan yaitu Undang- undang Desa dan salah satu isinya adalah dana bantuan Pembangunan yang lebih dikenal dengan ADD (Alokasi Dana Desa) sebesar 1 Milyar lebih.
Kampung menggeliat....
Pembangunan di Kampung/ Desa dilaksanakan serentak di masing- masing desa. Insfrastruktur jalan, Irigasi pertanian, siring tersier, jembatan dan fasilitas lain dibangun dengan dana tersebut.
Masyarakat Desa tersenyum, walaupun menurut saya, Jika pemimpinnya dulu bukan Pak Jokowi pun Program pembangunan Desa pasti dilaksanakan juga, karena seingat saya dulu Keduanya memberikan program Desa yang hampir sama.
Hiburan utama orang Desa adalah televisi
Orang Kampung nonton berita; Para pengamat, para politisi, para Koruptor para penentang kebijakan pemerintah, para pendukung kebijakan, semua ngumpul jadi satu di dalam berita, celoteh sana sini komentar sana sini (namanya juga komentator) hehehe... yang menyatakan bahwa Hutang negara sudah ber triliyun- triliyun semenjak di pimpin sama Pak Jokowi. Saya melihat respon wajah Wong ndeso di Desaku biasa saja, tidak panik atau takut.. Ah.. Nonton tivi hanya hiburan.. enteng dijawabnya....??!Biaya hidup di jaman Pak Jokowi meningkat...
Keluhan utama masyarakat desa adalah Sulitnya cari uang karena memang keterbatasan lapangan pekerjaan, akan tetapi di Desa bukan sulitnya cari makan artinya pekerjaan utama masyarakat desa adalah penghasil bahan makan. mungkin itulah bedanya dengan kehidupan dikota, kalau dikota sulit cari uang susah makan...
Coba anda bayangkan; Si A dengan uang Rp.5000,- mampu memberi makan keluarganya...?? lho kok bisa...
Beras tidak beli (Giling hasil Panen atau buruh Mbawon(bagi hasil panen), Sayuran kebetulah pekarangan rumah ada tanaman sayur- sayuran dan Palawija ( Kunyit, jahe, lengkuas, Cabe), praktis uang Rp.5000,- hanya digunakan untuk beli minyak goreng curah, dan penyedap rasa.
Memang kehidupan desa serba unik, kuno, tapi lebih beradab (menurut saya.. hehe).
Ketika harga sembako naik, minyak goreng naik, Premium naik, TDL naik, semua seperti tidak ada respon yang Wow githu.....
Sebagai masyarakat desa yang mayoritas bertani dan berkebun sepertinya mereka sangat bahagia menikmati hidup, biaya hidup yang tinggi dikota tidak berimbas di desa sejauh bukan kelangkaan pangan.
JOKOWI dimata Wong ndeso adalah biasa saja.
Jokowi dimata wong deso adalah orang yang sekarang sedang memimpin negeri ini, kebijakan dan program adalah hasil kerja undang- undang yang harus dilaksanakan, siapapun pemimpinnya menurut saya adalah sama saja untuk membangun.
Wong Ndeso mempunyai hiburan nonton tivi dan berita di tv adalah bagian dari sebuah hiburan malam adegan televisi, seperti halnya sinetron isi topik berubah- ubah layaknya sinetron lainnya sebagai refresingnya wong ndeso.
Aku wong ndeso...... mencoba menterjemahkan lingkungan desa yang penuh realita dan dinamika yang mungkin bagi sebagian orang yang membaca terasa ndeso alias katrok... ...
Penulis : Roman

No comments for "Jokowi di mataku"
Post a Comment
Silahkan memberikan komentar dengan bahasa yang santun