Widget HTML Atas

Satu Insiden Bisa Mengubah Diri Kita Selamanya

Roman Diary - Alkisah seorang anak kaya dan seorang anak miskin tinggal di satu lingkungan yang sama. Anak kaya memakai pakaian yang bagus-bagus, tinggal dirumah mewah, memiliki banyak makanan yang serba lezat dan bergizi siap untuk dinikmati. Anak yang miskin tinggal dirumah sederhana, memakai pakaian penuh tambalan, dan tidak punya banyak makanan.

Pada suatu hari kedua anak tersebut bertengkar kemudian berkelahi. Dalam perkelahian anak yang kaya menang. Anak yang miskin bangkit dan berdiri, menyeka kotoran dan debu di pakaian dan badannya, dan mengatakan kepada anak kaya bahwa seandainya dia makan makanan yang semestinya seperti anak kaya, dia pasti akan menang. Kemudian anak miskin itu berbalik dan pergi meninggalkan anak kaya.
Anak kaya hanya berdiri saja, dia tertegun oleh apa yang dikatakan oleh anak miskin. Hatinya hancur karena dia tahu bahwa yang dikatakan anak miskin itu benar.

Anak kaya ini tidak pernah melupakan pengalamannya. Sejak hari itu dia memberontak terhadap perlakuan baik apa saja, karena dia kaya. Dengan sengaja dia memakai pakaian yang tidak mahal; dia dengan sengaja menahankan kekerasan yang dihadapi oleh orang miskin. Keluarganya sering merasa malu oleh cara dia berpakaian, namun kendati mendapatkan tekanan keluarga, anak ini tidak pernah memanfaatkan kekayaannya.

Sejarah tidak menyebutkan nama anak miskin ini, tetapi anak yang mengembangkan rasa belas kasihan yang begitu besar kepada orang miskin ini menjadikan hal itu menjadi pekerjaan dalam hidupnya. Namannya dicatat dalam sejarah. Dia membutikan hidupnya untuk melayani dan menjadi dokter kelas dunia. Namanya adalah Albert Schweitzer. Peraih Nobel tahun 1952 dan menggunakan uang hadiahnya untuk membangun sebuah rumahsakit khusus penderita lepra.

Saya tidak menyarankan agar kita semua tidak mementingkan diri sendiri seperti Albert Schweitzer, tetapi saya yakin bahwa kita perlu menyesuaikan diri dengan pemikiran dan perasaan orang lain.

No comments for "Satu Insiden Bisa Mengubah Diri Kita Selamanya"